Kamis, 21 September 2006 -- Hari ini kalau ngikutin paspor, saya ultah. Di akte lahir emang 21 September. Tapi kalau ngikutin ijazah sekolah, kartu keluarga, dan KTP, ultah saya tuh besok. Selama ini orang-orang, termasuk keluarga, kalau nyelametin ultah 22 September. Jadi saya tahunya ultah 22 september. Tapi waktu dulu ngelamar Dewi, mama bilang yang benar emang 21 September. Sejak itu Dewi nyelamatin ultah saya 21 September. Dan kalau orang tanya ke ia jawabnya 21 September. Tapi saya pernah tanya Papa, mana yang betul. Papa bilang, 22 september. Bingung. Jadi sudahlah, mana-mana saja saya terima :).
Teman-teman di indonesia tahunya saya ultah 22 september. Di sini kan yang dipakai paspor jadi banyak yang taunya 21 September. Jadi tadi pada ngasih selamat ulang tahun. Bahkan sorenya tanpa diduga dirayain jemaat. Duh. Jadi teharu. Thx, rekans. Dalam suasana akrab begini, saya jadi teringat teman-teman di wilayah-wilayah GKI Kayu Putih. Wilayah Kebaikan, Pengampunan, Ketulusan, Berdoa, dsb. Seperti itulah akrabnya.
Dulu saya pernah bikin tulisan tentang ulang tahun. Berangkat dari rasa heran saya. Koq ya ulang tahun pakai dirayain dan diselamatin? Kan itu peristiwa biasa. Alami gitulah. Bukan prestasi. Tapi tradisi merayakan ultah tuh rupanya udah tua. Firaun di Mesir dikatakan pernah merayakan ultah. Di perjanjian baru, Herodes juga merayakan ultahnya.
Teman-teman di indonesia tahunya saya ultah 22 september. Di sini kan yang dipakai paspor jadi banyak yang taunya 21 September. Jadi tadi pada ngasih selamat ulang tahun. Bahkan sorenya tanpa diduga dirayain jemaat. Duh. Jadi teharu. Thx, rekans. Dalam suasana akrab begini, saya jadi teringat teman-teman di wilayah-wilayah GKI Kayu Putih. Wilayah Kebaikan, Pengampunan, Ketulusan, Berdoa, dsb. Seperti itulah akrabnya.
Dulu saya pernah bikin tulisan tentang ulang tahun. Berangkat dari rasa heran saya. Koq ya ulang tahun pakai dirayain dan diselamatin? Kan itu peristiwa biasa. Alami gitulah. Bukan prestasi. Tapi tradisi merayakan ultah tuh rupanya udah tua. Firaun di Mesir dikatakan pernah merayakan ultah. Di perjanjian baru, Herodes juga merayakan ultahnya.
Hari ini kegiatan rutin. Siang ada tamu teman pendeta dari Jakarta. Ia pengen tahu tentang GPBB. Sebenarnya saya pun belum begitu tahu sampai detil. Saya masih tanya-tanya juga. Maklum belum tiga bulan:). Kalau info-info umum, masih bisalah ngejelasin. Sore ngajar katekisasi. Lalu ikut mezbah doa. Sekalian kita juga berdoa buat Tibo dan kawan-kawan. Di tengah pro dan kontra tentang kasus ini, kiranya keadilan terjadi. Kita ga tahu kejadian yang sebenarnya. Sejauh-jauhnya pengetahuan kita hanya berupa dugaan. Tapi atas dasar apa pun, hukuman mati bukanlah jalan terbaik. Apalagi terhadap orang yang jelas-jelas sudah "bertobat". Bukan penyelesaian yang bijak. Saya pribadi menolak hukuman mati.















