Monday, July 10, 2006

Catatan Harian

Day- 265

Italia juara dunia. Ngalahin Perancis 5-3 adu penalti. Setelah babak normal 1-1. Saya ga nonton sih. Cuma ikutin berita paginya. Yang kasihan Zidane. Ia disebut-sebut sebagai calon pemain terbaik. Waktu ngalahin Portugal, di semi final ia cetak gol kemenangan Perancis. Ia dianggap pahlawan. Semalam ia juga cetak gol lewat penalti. Tapi dimenit-menit terakhir perpanjangan waktu ia bikin blunder. Nanduk Materazzi. Kena kartu merah. Harus keluar. From hero to zero. Padahal ia sudah canangkan mundur dari sepak bola setelah World Cup. Gagal deh ia exit dengan elegan. Gagal pensiun dengan kenangan terindah. Hanya karena emosi sesaat. Good leasson. Don’t cry, Zidane.

Italia memang oke, tapi saya kira bukan tim terbaik. Menurut saya Belanda dan Argentina lebih oke. Waktu ngalahin Australia, Italia hoki. Sama AS Cuma 1-1. Itulah sepakbola. Yang terbaik ga selalu menjadi yang nomor satu. Sebab selain ketrampilan, ada andil keberuntungan juga. Begitu pula hidup, kan? Ga melulu kepandaian. Kadang juga perlu keberuntungan. Tapi keberuntungan perlu diperjuangkan. Ga bisa hanya ditunggu.

Seharian Singapore mendung dan hujan. Tapi malah enak. Adem. Senin libur. Di sini kalo libur benar-benar libur. Siang Dewi ke Little India ketemu teman-teman dari Jakarta. Saya ga ikut. Tungguin Kezia dan Karen pulang sekolah. Juga ada teman yang mau ke rumah. Malam saya baru gabung mereka di Sentosa Island.

Singapore tuh bukti bahwa yang penting bukan berapa banyak yang kita punya, tapi bagaimana kita mengelola. Indonesia punya banyak potensi. Tapi ga bisa kelola dengan baik. Sayang sekali.

3 comments:

Anonymous said...

di milis GSM saya juga nulis tentang Zidane. Sedih banget ngeliat pas dia keluar lapangan dan ngelewatin piala dunia yang jaraknya cuma 2 meter dari dia.

Anonymous said...

gpp lah zidane kayak gitu. ada baiknya juga. kekesalan tu sebaiknya ga dipendam. mending tumpahkan saja. dalam bentuk serudukan model zidane, ya juga ga papa.

salam,

pram

Anonymous said...

jangan donk, kan dia udah dewasa, umur 30an, malah merugikan rekan2 setim bahkan negaranya.