Sunday, July 23, 2006

Catatan Harian

Day - 253

Kemarin malam saya ikut “konser doa” Love Sumatera di GPO. Pulang jam 22.30. Kezia dan Karen belum tidur. Sorenya saya ga sempet ketemu dengan mereka. Rupanya Kezia punya berita gembira. Nilai spelling Bahasa Inggrisnya dapat 10. Biasanya dapat 6 atau 7. Ia cerita dengan semangatnya. Mengingat apa yang ia hadapi akhir-akhir ini, jujur saya takjub. Bukan pada nilainya saja. Tapi pada semangatnya untuk menyesuaikan diri. Apalagi waktu saya lihat juga soal-soalnya. Tambah "takjub". Saya juga belum tentu bisa. Hehehe.

Kezia tuh anaknya perfeksionis kalau sudah menyangkut pelajaran sekolah. Baiknya, ia jadi termotivasi untuk belajar. Tapi buruknya, kan ga dalam semua hal kita bisa sempurna. Saya sih selalu bilang ke ia, yang penting sudah berusaha sebaik-baiknya. Soal hasil itu nomor dua. Bukan berarti saya ga senang kalo ia dapat nilai bagus. O, tentu saya bangga. Itu hasil usahanya. Kerja kerasnya. Papa bangga, Kez. Well done!!

Cuma kerap anak-anak menjadi tertekan dengan "ambisi" dan tuntutan orang tua. Mesti jadi juara kelas. Nilai harus bagus. Sehingga belajar menjadi beban. Ga dinikmati. Tentu ga ada yang salah dengan harapan-harapan itu. Tapi, yang ga kalah penting juga adalah mengajarkan nilai kehidupan. Bahwa di dunia ini, orang ga selalu menang. Ada saatnya kalah. Toh, kegagalan bukan dosa. Hanya sebuah kesempatan untuk mencoba lagi. Anak ga melulu "dibebani" harapan dan tuntutan. Tapi yang penting kasih sayang dan penerimaan. Sehingga ketika mereka menemukan masalah. Benturan dan kegagalan. Mereka ga merasa sendirian, terkucil dan dihakimi. Sebaliknya, merasakan penerimaan dan pendampingan. Di Indonesia tanggal 23 Juli adalah hari anak nasional. Selamat harimu, anak Indonesia.

Tadi siang ada teman dari Kayu Putih datang berkunjung ke GPBB. Sempet foto-foto:). Mereka terus ada acara. Saya sendiri ada rapat tim pemerhati. Terus ada katekisasi dan Persekutuan Keluarga Muda di gereja. Dilanjutkan Persekutuan Keluarga Senior di rumah salah seorang anggota jemaat. Sekalian ada acara perpisahan dengan satu keluarga yang mau pindah ke USA. Persekutuan-persekutuan di sini tuh penuh keakraban. Mungkin karena sama-sama berasal dari satu negara. Sampai di rumah udah jam 23 lebih.

1 comment:

Anonymous said...

Keep up the good work. thnx!
»