Wednesday, May 24, 2006

Catatan Harian

Day - 312

Pagi Ang Tek Khun dari penerbit Kairos Gradien Jogja telepon. Buku Ngejomblo Itu Nikmat mau cetak ulang ke-5. Cuma formatnya akan diperbesar jadi 11x18. Yang sekarang 10x14.5 nge-display-nya di toko buku agak susah. Saya diminta nambahin dua atau tiga bab baru.

Saya sih oke saja. Cuma saya tuh betul-betul lagi repot dengan “tulisan”. Lanjutan Ku Gapai Hadir-Mu belum kelar. Padahal sudah ditanya-tanyain penerbit. Duh. Seri Sketsa Iman Pernikahan belum kelar. Targetnya akhir Mei. Sekarang sudah tanggal 24. Duh. Belum skenario film. Duh. Belum revisi tesis. DUH. Belum tulisan-tulisan lain yang sudah setengah jadi dan belum sempat digarap lagi: Catatan Harian Seorang Gila, Seri Sekolah Minggu, Kumpulan Refleksi Humor. Duh. Begitulah kalo ga fokus. Kebanyakan pengennya. Itu ga kelar, ini ga kelar. Herannya sudah tahu gitu, tapi lha koq masih saja gitu. Piye. Piye. Hehehe. Bagusnya sih ambil cuti kali ya. Lalu beresin semua. Tapi kalau lagi luang biasanya ide malah ga nongol. Susah. susah.

Malam pimpin persekutuan wilayah Kelapa Gading Selatan. Sekalian perpisahan saya. Saya terharu. Apalagi ketika lagu Kemesraan yang sudah digubah khusus untuk saya didendangkan. Thx, rekans. Jujur, kalau mikirin “kedekatan” dengan jemaat secara umum, saya rasanya berat banget pindah. Sungguh. Tapi ya, mungkin itu ada baiknya. Minimal mengajar saya agar ga terlalu “terikat” pada apa pun di dunia ini. Toh segala yang ada pada kita ga abadi. Pada saatnya akan “hilang”. Termasuk orang-orang yang kita kasihi.

Tapi ngomong-ngomong, kapan pastinya saya pindah sebetulnya belum tahu loh :)). Di surat Sinode ancer-ancer Juni. Tapi sampai sekarang Employment Pass belum keluar. Pindah keluar negeri kan ga se-simple pindah ke luar kota. Saya juga capek. Habis hampir setiap ketemu orang ditanyain, kapan berangkat. Tobat deh.

2 comments:

Anonymous said...

wah ternyata Pak Ayub banyak bebannya juga ya he3. Selama ini saya pikir enak jadi Pak Ayub, bisa nulis buku bahkan berperan dalam pembuatan film . Ternyata ya banyak kerjaan juga banyak tanggungjawab.

ayub yahya said...

iya nih pak hedge, kerjaan ternyata ga ada habisnya :)) tapi kalo ga ada kerjaan juga bingung ya hehehe