Friday, May 26, 2006

Friday's Joke - 04


Obrolan Orang Yang Telah Meninggal

Dua lelaki yang sedang menunggu di pintu sorga terlibat percakapan begini:

laki-laki 1: "bagaimana anda mati ?"
laki-laki 2: "saya mati membeku"

laki-laki 1: "mengerikan sekali...bagaimana rasanya mati membeku?"
laki-laki 2: "sangat tak nyaman pada mulanya, menggigil dan terasa sakit pada seluruh jari tangan dan kaki. Tapi akhirnya sangat tenang saat mangkat, terasa kaku seperti melayang- layang layaknya seperti tidur. Kamu sendiri matinya bagaimana?"

laki-laki 1: "saya mendapat serangan jantung. kamu tahu....saya sudah curiga istri saya telah membohongi saya, dia telah nyeleweng. Jadi suatu hari saya sengaja datang tanpa di duga-duga. Saya berlari ke tempat tidur, dan menemukan istri saya sedang telentang sendirian. Saya tahu sudah terjadi yang tidak beres. Saya lari turun ke basement, tapi tak ada yang sedang bersembunyi di sana. Saya lari naik ke lantai dua, tapi di sana pun tak ada siapa siapa. Saya berlari naik secepat mungkin ke loteng, begitu sampai di sana, saya mendapat serangan jantung dan mati"
laki-laki 2: (sambil menggeleng geleng kepala) "ironis sekali"

laki-laki 1: "apa maksud anda?"
laki-laki 2: "andai anda hanya mencari di dalam freezer, mungkin kita berdua masih hidup!".

Ayah’s quote:
Selalu ada “seandainya” dalam hidup ini. Ada seandainya yang produktif, yaitu seandainya dalam kerangka mengantisipasi masa depan. Tapi ada seandainya kontraproduktif, yaitu seandainya berkenaan dengan masa lalu; seandainya dulu begini, seandainya dulu begitu. Tidak produktif karena seandainya itu toh bukan kenyataan. Tidak menyisakan apa-apa kecuali penyesalan. Jadi buat apa dipikirkan bukan?

2 comments:

Anonymous said...

cerita ini udah sering saya denger
tapi interpretasinya selalu beda2.

Dan interpretasi dari bapak bagus, kayak maen catur aja, udah salah jalan ga boleh diulang lagi. tapi ya kita harus pikirin langkah terbaik selanjutnya

ayub yahya said...

betul pak hedge, kayak seandainya kayak main catur tuh produktif. tapi seadaninya sepakbola biasanya ga produktif ya...