Thursday, December 07, 2006

Catatan Harian

Day - 115


Kamis, 7 Desember 2006 -- Kuala Lumpur rupanya ga beda jauh dengan Jakarta. Macet. Kita tiba siang. Terus check-in. Nginep di Hotel Royal Bintang. Ditawarin sih city tour. 4 jam per orang 50 ringgit. Tapi tempat-tempat yang dikunjunginya ga sreg. Kayak pusat kerajinan batik, museum, menara petronas, terus kelenteng apa gitu. Lagian kalau dihitung-hitung 4 jam dengan kemacetan kayak gitu mana bisa kemana-mana kan. Jadi kita jalan-jalan di deket-deket hotel.

Untungnya ada teman yang pas lagi tugas di sana. Kita SMS-SMS-an. Malam kita dijemput. Diajak makan di Restoran Sek Yuen, di Jalan Pudu. Itu restoran Chinese Malaysia yang antik banget. Peralatan dan cara masaknya masih sangat kuno. Beberapa bagian bangunannya diganjal kayu karena mau rubuh. Konon bangunan ini sudah ada sejak tahun 50-an. Katanya pemerintah Malasyia pernah minta pemilik restoran untuk memodernisasai. Tapi mereka menolak. Di tengah segala kemegahan modernisasi, yang kuno-kuno malah jadi menarik kan.

Makanannya juga good-lah. Terutama bebek panggang dan spesial kaki babinya. Saya belum pernah melihat kaki babi dimasak utuh-utuh begitu. Awalnya sih "geli-geli" juga. Tapi sudah nyoba oke juga. Bisa empuk sampai ke dalam-dalamnya. Heran. Sayang saya ga gitu suka babi. Apalagi babi yang kelihatan "babinya" :). Jadi seenak apa pun, makan ga bisa banyak. Teman saya tuh yang lahap banget. Sampai bunyi-bunyi waktu ngisepin tulangnya. Hehehe.

Dari Restoran Sek Yuen kita sempet juga diajak ke Twin Tower Kembar Petronas. Cuma lewat sih. Menurut catatan menara kembar ini tingginya 452 meter dengan 88 lantai. Tapi masih kalah sama gedung Taipeh 101 di Taiwan. Sampai hotel lagi jam 10-an. Pagi-pagi kita check out. Titip barang di counter. Breakfast. Terus jalan-jalan. Ga jauh-jauh hotel. Hujan gede. Jam 2.30-an bis jemputan datang. Pulang.

No comments: