Wednesday, October 25, 2006

Wednesday's Games Idea - 21


Permainan Tradisional - 1

Berkumpul bersama keluarga. Kembali ke kampung halaman. Mungkin akan membuat kita mengenang kembali permainan-permainan tradisional yang pernah kita mainkan di masa kecil. Bersama teman sekampung.

1. Congklak
Permainan ini menggunakan alat khusus, biasanya terbuat dari kayu atau plastik. Berbentuk panjang lonjong dengan lubang-lubang di atasnya. Ada tujuh lubang yang berjejer di tiap sisi, dan dua lubang besar di ujungnya. Jumlah pemainnya dua orang. masing-masing pemain harus mengumpulkan biji sebanyak-banyaknya di lubang besar dengan memasukkan secara berurutan di tiaplubang. Yang paling banyak yang menang. Biji congklak terbuat dari biji buah asam, kulit lokan atau kulit kerang. Permainan ini di Jawa Tengah disebut dakon, di Sri Lanka disebut canka, di Afrika disebut cankala, di Filipina disebut cunkayon.

2. Engklek
Juga disebut tapak bulan. Tempat bermainnya adalah tanah atau lantai yang bisa digambari kotak dengan kapur tulis. Bagian atas ditambahkan gambar setengah lingkaran, mirip bulan. Pemain bergantian melompati kotak dengan satu kaki, hanya di kotak tertentu pemain bisa menggunakan kedua kakinya. Biasanya ada batu jago untuk menandai kotak. Di Jawa Tengah disebut jengklek. Di Sulawesi Utara disebut cengek. Permainan ini sudah dikenal sejak jaman Romawi kuno. Konon prajurit Romawi yang menyebarkannya ke negara-negara jajahannya.

3. Kelereng (gundu)
Alatnya adalah kelereng atau gundu. Cara bermainnya adalah dengan menjentikkan jari pada kelereng agar mengenai kelereng lawan. Ada beragam variasi permainan kelereng. Ada yang menggunakan lubang tempat memasukkan kelereng. Ada yang menggunakan kelereng aduan. Permainan ini juga termasuk permainan kuno. Bangsa Romawi dan Yunani menggunakan tulang, batu dan tanah lempung. Kelereng baru dikenal pada tahun 1884.
(sumber : Kompas)

No comments: